Kamis, 10 Mei 2018

Gunung Merapi Keluarkan Asap Putih 11 Mei 2018

Tersebar foto-foto digrup WA gunung merapi mengeluarkan asap putih, setelah cek google juga banyak artikel tentang gunung Merapi njebluk ini. Menurut Tribun News kejadiannya jam 7.30 pagi.




Belum pasti juga apakah merapi bereaksi lagi atau hanya sekedar "batuk", ada yang bilang material disekitar puncak merapi yang kejeblos ke dalam gunung Merapi. Foto-foto diambil di seputaran Boyolali dan Sleman yang terdekat dengan Gunung merapi.

Gunung Merapi di Jateng menghubungkan beberapa daerah sekaligus, Boyolali, Magelang, Jogja, dan Klaten. Gunung ini merupakan gunung berapi teraktif di dunia.

Padahal saya besok sabtu mau ke jogja nih... semoga aman dan tidak kenapa-kenapa.




Jumat, 04 Mei 2018

Pengalaman Ganti Kartu Mandiri Pakai Mesin di Grapari



Ceritanya saya sudah sekitar 2 mingguan menunggu waktu mau ganti kartu atau simcard Kartu As saya yang masih model jadul dan besar ke ukuran nano sesuai trend sekarang.

Biar ga ribet aja sih pake 2 hape, 1 untuk telpon 1 lagi untuk internet. Kebetulan juga sudah ganti hape yang bisa 2 SIM card.

Hari sabtu (04/05) kemaren saya sempatkan ke Grapari Telkomsel di Jalan Pahlawan Semarang. Menjelang jam 3 sore sih kesini dan sempat ragu Customer Servicenya masih bisa melayani atau tidak. Pas masuk wadalah... antriannya banyak banget, ternyata itu antrian registrasi kartu. Senengnya kok mepet-mepet. Setelah tanya-tanya mas Telkomsel didekat pintu masuk dan cerita keperluan saya datang ke Grapari saya di arahkan untuk langsung ke mesin cetak kartu mandiri



Nah mesin apa ini? Penasaran karena jarang saya ke Grapari Telkomsel. setelah menunggu 3 orang yang antri disana akhirnya giliran saya ... pertama kita disuruh input nomor hp yang akan kita proses pada layar sentuh mesin ini. Kemudian kita login dengan OTP yang kita request terlebih dulu dengan menyentuh opsi Request OTP.

Setelah berhasil login pilih menu ganti kartu pada layar sentuh kemudian pilih menu lagi Ganti Kartu 4G LTE. Kita diminta validasi kartu denga scan eKTP pada mesin didekat keyboard. Setelah itu ada piliha antara kartu nano dan combo, pilih yang combo. Setelah semua proses selesai ga pake lama kartu SIM keluar di mesin bagian bawah.



Kartu ini sudah aktif dan bisa langsung digunakan ya, pulsa yang tersisa pada kartu sebelumnya juga langsung berpindah pada kartu sim yg baru plus dapat paket data 4G 5GB selama 1 bulan.

Nah .. mesin ini ternyata memudahkan, tanpa antri bertemu Customer Sevice, hemat kertas untuk urus berkas-berkas, dapet bonus kuota internet juga hehehehe...

Kamis, 03 Mei 2018

Jumat, 27 April 2018

Sehari Bersama Yamaha Lexi S 125



Sudah lama ga bikin artikel jalan-jalan, kebetulan saya dipercaya untuk mereview Yamaha Lexi S 125 unit pinjaman dari Yamaha Flag Ship Jateng yang di Semarang.  Sebenernya bingung mau direview bagaimana, setelah olah pikir dan semedi 3 hari 3 malam akhirnya dapet ide review Yamaha Lexi S 125 ini.

Karena sudah lama ga jalan-jalan kenapa ga dipakai aja Yamaha Lexi S 125 ini jalan-jalan sama nyonya dan bos kecil. Kebetulan Yamaha Lexi ini masuk ke segmen entry level MAXI seriesnya Yamaha. yang namanya entri level ya keluarga kecil seperti saya ini, dan kebiasaan orang Indonesia menengah kebawah kemana-mana naek motor sama keluarga. Murah alias ngirit katanya gitu.

Rute perjalanan saya ambil ke Bantir Hills dan Bandungan via Boja. Kenapa saya pilih rute Boja, karena medannya komplit ada jalan tidak rata alias gelombang sepanjang Ngaliyan-Mijen, jalan nanjak dan kelak-kelok di Boja serta view alam yang ga kalah ciamik.

Kalo dilihat bentuknya Lexi desainnya mininalis dan elegan, memang sih kalo desain bukan selera orang banyak tapi dari segi kenyamanan Yamaha Lexi S 125 ini jempolan. Posisi berkendara mirip Maxi Series yang hampir selonjor, untuk tinggi saya sekitar 170an cm kaki saya lebih milih selonjoran di dek Yamaha Lexi S 125 yang super lebar ini. Yah meski ga se selonjor NMax tapi masih nyaman.




Posisi setang tinggi dan enak jarak jauh, seperti posisi setang NMax ga cepet pegel pundak. Kemudian dari segi penumpang, dimanjakan dengan jok yang panjang hingga kebelakang tentunta juga nyaman buat penumpang apalagi jok Yamaha terkenal empuk. Oia luas jok area pembonceng ini ternyata lebih lebar dibanding NMax yang cuma secuil.



Posisi footstep pembonceng juga lebih maju jadi seharusnya lebih nyaman. Namun karena istri tingginya sekitar 150an cm dan terhalang juga dengan posisi bos kecil ditengah maka kaki nyonya agak susah menjangkau footstep. Kalo cuma berdua boncengan ga pegel sepertinya.. btw kapan ya jalan berdua sama nyonya? terakhir waktu masih belum hamil ...

Waktu melintasi jalan bergelombang suspensi Lexi tergolong nyaman meredam meski tergolong stiff untuk saya pribadi. Mesin blue core 125cc 4 klep plus  VVA mumpuni meski jalan nanjak curam. Kemudian handling Yamaha Lexi S 125 dengan berat 113kg ini tegolong lincah dan ringan.

Nah segitu dulu sensasi berkendara dan jalan-jalan bersama Yamaha Lexi S 125.. untuk review teknis silahkan kunjungi www.batam-otomania.com.


Note : Tidak dianjurkan berkendara bonceng tiga dalam berlalu-lintas meskipun hanya anak-anak dan tetap selalu gunakan safety gear.





Minggu, 11 Maret 2018

Review CB150 Verza : Memang Cocok Untuk Harian

Sabtu kemaren (10/03) ceritanya dapat undangan launching Honda CB150 Verza oleh Astra Motor Jateng. Nah di acara itu ternyata ada sesi test ride motor baru CB150 Verza. Sebenernya ini facelift dari Honda Verza 150 nah sekarang mengusung nama baru CB150 Verza karena mengusung nama global CB untuk varian sport Honda.

Kebetulan saya datang jam 10 kurang 10 menit alias 09.50 pagi di eks Wonderia tempat acara berlangsung. Panitia masih berbenah dari service murah dan lay out lokasi test ride. Saya bersama rekan-rekan blogger Jatengmotoblog yang sudah datang duluan yaitu mas Gufron, Ari, dan Setyawan  ngobrol-ngobrol dulu mumpung kumpul kemudian disusul juga mas Verry, Apritos, Roby dan Riski.

Kira-kira jam 10.45 panitia sudah mempersilahkan kita untuk test ride CB150 Verza, mumpung belum ramai jadi bisa puas ujarnya. Ga pake lama ya saya dan teman-teman langsung pakai jaket dan helm safety gear dari Honda. Ehhh ,,, sebelumnya pada foto-foto unit dulu biasa untuk bahan artikel. Begitu juga dengan saya prepare dan setting DSLR dulu untuk jepret temen-temen yang test ride.



Seperti biasa saya test ride gelombang terakhir karena harus foto-foto temen-temen yang duluan test ride ,,, nasib tukang foto keliling. Kebetulan saya bebarengan sama mas riski lha trus yang foto saya siapa ??? ,,,, kebetulan ada mas Roby yang saya pasrahi DSLR untuk foto-foto saya lagi test ride. (Thanks mas fotomu apik untuk ukuran pemula).

Pict by : Robydriver.com


Lalu gimana rasanya Test Ride Honda CB150 Verza ??? 

Lintasan yang digunakan untuk Test Ride cukup sederhana trek lurus dan tikungan di areal parkir wonderia dengan alas paving (bukan aspal). Sebenarnya secara spek mesin, rangka dan kaki-kaki CB150 Verza ini sama dengan versi sebelumnya jadi saya fikir ya sama saja jadi saya tidak terlalu ngoyo pada saat test ride.



Pict by : Robydriver.com

Handling CB150 Verza saya fikir pas untuk harian dan liak-liuk dikemacetan dengan dimensi 2.056 x 742 x 1.052 mm apalagi bobotnya tergolong yaitu 129 kg. Untuk mesin katanya sih ada peningkatan 0.2% dari versi sebelumnya saya waktu coba akselarasinya terasa lebih ringan dan enak apa pengaruh motor baru ya ???

Dengan power 9.59 kW dan torsi 12,73 masih mumpuni untuk harian berangkat dan pulang kerja serta menempuh kemacetan bahkan untuk touring pun irit karena sudah injeksi (PGM-FI), pernah teman saya touring dari Batam - Jawa dengan Verza konsumsi bahan bakarnya hanya keluarin kocek 150rb ,,, What ???? Irit nih motor sport entry level dari Honda

Oia,,, CB150 Verza ini ada 2 pilihan tipe yaitu spoke wheel dan cast wheel, sayangnya yang versi spoke wheel ga dijadikan unit test ride. Saya lebih suka yang spoke wheel, lebih mudah di custom sih hehehe ,,,  untuk spek dan harga CB150 Verza area Jateng klik disini 


CB150 Verza Custom Surfer by Deus



Senin, 26 Februari 2018

Harga Honda All New PCX 150 Area Jateng 2018


Sabtu kemarin (24/02) Astra Motor Honda Jateng secara resmi meluncurkan skutik gambot mereka yaitu Honda All New PCX 150 di Atrium The Park Mall Solo. Sebelumnya diawali dengan gathering komunitas dan sesi test ride. Dan puncak acara dimeriahkan oleh performance penyanyi Tompi.

Nah berapa sih harga PCX150 untuk wilayah Jawa Tengah ???




Harga Honda PCX 150 2018 Jawa Tengah

Harga ini berlaku untuk seluruh dealer yang berada di regional Honda Jateng, seperti Solo, Boyolali, Salatiga, Semarang. Pekalongan, Batang, Kendal, Jepara, Demak, Kudus. Pati, Purwodadi, Rembang, Juwana. Honda Jateng sebagai dealer yang memegang wilayah pemasaran Jawa Tengah membanderol.

All New Honda PCX 150 OTR Jawa Tengah (Jateng) sebagai berikut :
• Harga Honda PCX 150 2018 CBS Rp 28.300.000
• Harga Honda PCX 150 2018 ABS Rp 31.300.000





Spesifikasi Honda PCX 150 2018

• Mesin
Tipe Mesin4 Langkah, SOHC, PGM-FI, berpendingin cairan, eSP
Sistem Suplai Bahan BakarPGM-FI
Diameter X Langkah57,3 x 57,9 mm
Tipe TranmisiOtomatis, V-Matic
Rasio Kompresi10,6:1
Daya Maksimum10,8 kW (14,7 PS) / 8.500 rpm
Torsi Maksimum13,2 N.m (1,35 kgf.m) / 6.500 rpm
Tipe KoplingOtomatis, Sentrifugal, Tipe Kering
Sistem Pendingin MesinBerpendingin Cairan
• Rangka dan kaki-kaki
Tipe RangkaDouble Cradle
Tipe Suspensi DepanTeleskopik
Tipe Suspensi BelakangTwin
Ukuran Ban Depan100/80 – 14 M/C (Tubeless)
Ukuran Ban Belakang120/70 – 14 M/C (Tubeless)
Rem DepanCakram
Rem BelakangCakram
Sistem PengeremanCombined Brake System Hidrolis dengan 3 piston caliper (untuk tipe CBS), Anti-Lock Braking System (untuk tipe ABS)
• Dimensi dan Bobot
Panjang X Lebar X Tinggi1.923 x 745 x 1.107 mm
Tinggi Tempat Duduk764 mm
Jarak Sumbu Roda1,313 mm
Jarak Terendah Ke Tanah137 mm
Curb Weight131 Kg (CBS). 132 kg (ABS)
• Kapasitas
Kapasitas Tangki Bahan Bakar8 L
Kapasitas Minyak Pelumas0,8 L (penggantian periodik)
• Kelistrikan
Tipe Baterai Atau Aki12 V – 5 Ah, tipe MF
Sistem PengapianFull Transisterized, baterai
Tipe BusiNGK MR8K-9

Kamis, 04 Januari 2018

Sego Pecel Gambringan khas Purwodadi Uenak Rasane....

Pagi gaesss... Kali ini ngomongin kuliner yukk !!!!

Pagi ini (05/01) setelah pulang dari pasar antar istri belanja mingguan, perut terasa kosong. Inisiatif datang untuk ajak sarapan pagi dan istri menyetujui, cari menu sarapan di sepanjang jalan Anjasmoro dan nyobain sego pecel Gambringan.

Opo iku gambringan??? Bagi kebanyakan orang lebih banyak mengenal sego pecel Madiun. Nah Gambringan itu nama dari stasiun kereta di Grobokan Jawa Tengah. Konon katanya sejak tahun 70an para pedagang pecel ramai disini, menjajakan pecel bagi penumpang kereta dan disekitar stasiun. Akhirnya nasi pecel ato sego pecel Gambringan jadi populer.

Sebenarnya komposisi SPG (Sego Pecel Gambringan) hampir sama dengan sego pecel kebanyakan. Yaitu sayuran berupa daunan ubi dan sambal kacang yang lembut dan buanyak. Yang membedakan atau khas yaitu adanya bunga turi dan daun pepaya. Namun itu tidak ada dan  digantikan oleh taburan petai cina.

Dari rasa memang hampir sama saja dengan sego pecel kebanyakan tapi jika diperhatikan lebih dalam, bumbu kacangnya lebih kental, lembut dan cenderung manis dibanding pecel madiun. Dipadukan kres kresnya taburan petai cina menjadikan sensasi unik makan pecel. Apalagi disajikan diatas daun pisang. Hmmmm.....



Nah seporsi menu sarapan Sego Pecel Gambringan ini tergolong murah hanya Rp 7500 saja dan itu sudah termasuk peyek. Warung pinggir jalan ini biasanya ramai dibeli pelanggannya yang rata-rata pekerja yang hendak berangkat ke kantornya.



Minggu, 24 Desember 2017

Astra Motor Semarang Ajak Blogger Vlogger Touring CRF150L, Treknya Komplit Onroad dan Offroad




Start dari dealer Astra Motor Semarang jl. Gajah Mada No.88 para blog vlog Jateng yang berjumlah 7 orang, ditemani oleh instruktur safety riding dan mas Danang HC3 Astra Honda Semarang mencoba sensasi onroad dan offroad Honda CRF150L melibas jalanan kota dan luar kota Semarang.


Tujuannya yaitu GunungPati, rombongan terbagi dua yaitu rombongan komunitas one heart dan rombongan blogvlog dan nantinya bertemu lagi di Gunungpati. Sebelum dilepas rombongan diberi wejangan singkat oleh Bapak Yohanes Kurniawan selaku Regional Head AHM Jawa Tengah dan pemanasan oleh safety riding instruktur.


Foto bareng Pak Yohanes Kurniawan, Regional Head Jateng Astra Motor


Rombongan blogvlog yang menggunakan CRF150L melewati rute dalam kota dulu melewati Tugu Muda, DR Kariadi, S Parman, Jatingaleh, Tembalang, Banyumanik, Alun-alun Ungaran, GunungPati - balik lagi ke Semarang (Astra Motor Gajahmada). Untuk jalan kota lalu lintas sangat padat namun masih bisa jalan meskipun merayap terutama di Jalan Depok dan seputaran Tugu Muda. Disini mesin CRF150L responsif diputaran awal dan eces menaklukan kemacetan, yang agak ribet ya pada saat selap selip pada saat macet karena setangnya yang "baplang". Wajar sih karena bukan habitatnya di aspal.

Setelah melewati Jatingalih dan Gombel jalanan lumayan lega disini kebayakan pada geber gas nih... Torsi 12.43Nm CRF150L ternyata gampang banget buat nanjak. Dari simpang Ngesrep ke Tembalang jalanan kembali padat, disini pengendara harus extra sabar. Maklum sebelum dah geber-geberan ehhh ketemu macet, dah pada gatel tangan bejek gas lagi hehehe... Kepadatan berlanjut ke Banyumanik, wajar karena jalanan kecil dilewati kendaraan yang cukup banyak pada siang hari.

Gaspol bro !!!!



Dari Banyumanik ke Gunungpati rutenya asik banget, sayang actioncam saya error jadi tidak sempat merekam asiknya rute yang dilewati (actioncam on setelah Gunungpati). Di Gunungpati kami rest di pemancingan Dewandaru untuk rehat sejenak dan makan siang. Disini kami bertemu komunitas One Heart Jateng yang terlebih dulu sampai.

Setelah makan siang ada sesi pengenalan produk singkat Honda CRF150L dan fun games untuk komunitas. Selain itu lokasi di Dewandaru ini punya view yang bagus dibelakangnya namun harus melewati tanjakan dan jalanan terjal yang lumayan. Wah cocok nih ngetes CRF150L di habitat aslinya alias offroad.

Games bagi komunitas

Foto bareng blog vlog jateng


Ga pake lama... Betot gas cari spot yang mantap untuk foto-foto dan ngetes CRF150L terbang di bumping yang lumayan tinggi. Poin interestnya sih ngetes suspensi CRF150L ini. Reviewnya diartikel berbeda ya sob... Hehehe

Nunggu antrian foto hehehe


Setelah puas cobain trek offroad, rombongan beserta komunitas One Heart Jateng turun dan kembali ke Astra Motor Semarang di jalan Gajah Mada. Disini ada lagi acara santai dan test ride CRF150L untuk Komunitas. Lengkap dari komunitas Honda Astrea Grand hingga CBR, riuh gembira disini.

Nah kebetulan saya diberi kesempatan jajal CRF250 Rally dan CRF150L, gimana reviewnya 2 motor ini dijalur yang dilewati diatas,,, tunggu artikel berikutnya ya gaesss !!!


Senin, 11 Desember 2017

Review Test Ride Honda CRF150L Versi Blogger dan Vlogger Jateng

Pada sesi dealer launching Honda CRF150L di Solo (08/12) beberapa waktu lalu area yang disediakan berupa sirkuit motocross. Menantang tentu, namun bagi pemula yang hanya biasa blusukan dihutan seperti saya harus adaptasi khusus tentang cara bawa dan yang tidak boleh dilakukan pada saat mengitari sirkuit. Untungnya dari Astra Honda Jateng menyediakan instruktur safety riding yang memberi briefing singkat para blogger dan vlogger Jateng serta pemanasan sebelum mencoba CRF150L di sirkuit Goro Assalam, Sukoharjo. 



Setelah briefing dan pemanasan saya bersama rekan blogger dan vlogger yang rata-rata baru pertama kali pegang motor trail "mencicipi" sirkuit Goro Assalam bersama Honda CRF150L. Oia... Para blogger yang datang ada mas Setyawan dari Ninja150ss.com, mas Ari dari CXrider.com, mas Riski dari RPMSuper.com, mas Fariz vlogger (Youtube Channelnya Fariz Wijaya) dan saya sendiri tentunya hehehehe... 

Nah... 1 lap pertama kita sudah diwanti-wanti untuk tidak ngebut pengenalan sirkuit dulu,, setelah itu terserah anda hehehe 

Nah berikut review hasil "menunggangi" Honda CRF150L disirkuit Goro Assalam menurut para blogger dan Vlogger :



1. Mas Setyawan (Ninja150ss.com
"Sebenernya kurang familir sama motor trail tapi begitu coba di sirkuit suspensinya enak, tarikanya enteng dan bikin nagih" 



2. Mas Ari (CXRider.com
"Torsinya galak banget, ga ada kendala saat melibas track bumpy plus tanjakan yang tingginya lumayan bagi pemula. suspensi dan handling yang memang jagoan jadi bukan masalah buat yang pertama kali naik motor trail" 



3. Mas Riski (RPMSuper.com
"CRF150 ini didesain sedemikian rupa agar memiliki handling ya bagus. Untuk pemula macam saya juga tidak terlalu sulit mengendalikan motor ini. Torsinya lumayan bagus, tetapi juga masih mudah mengatur keluarnya torsi" 


4. Mas Fariz Vlogger 
"waktu pertama kali melihat motornya lngsung terfokus di usd dan arm blkng, knp ? Karena usd yg membuat menarik dan juga merk nya ga main2 ... Merknya showa. Trus arm nya yg cukup gede bkin motor tmbh gagah... Setelah naik dan test.... Diriku kaget dgn torsi crf yg gila di tanjakan.. Segi kemudi sangat smooth untuk di kendalikan, motornya ringan namun ketika melibas jalan off road sangat mantap.... Dan jg warna motornya merah kombinasi putih dan list biru khas honda banget bikin tambah jatuh cinta" 

Nah itulah sepenggal cerita review Honda CRF150L versi blogger dan vlogger, see you on next article ... Salam geber brapppp !!!!




Jumat, 08 Desember 2017

Launching Honda CRF150L Area Jawa Tengah

Bertempat di sirkuit Goro Assalam Kartasura, Sukoharjo 8 Desember 2017 Astra Motor Centre Semarang selaku main dealer Honda Regional Jateng menggelar Launching Honda CRF150L.
Kebetulan saya diberi kesempatan untuk hadir bersama rekan-rekan blogger dan vlogger otomotif Jateng untuk bisa mendokumentasikan jalannya acara.




Acara ini terbuka untuk umum, media dan komunitas motor dan ada sesi test ride Honda CRF150L yaitu mengelilingi sirkuit Goro Assalam. Namun sebelum melakukan test ride peserta diberi briefing singkat tentang teknik dasar mengedarai motor trail dengan benar guna mengurangi resiko jatuh.

Honda CRF150L saat ini terinden 250an unit dan AMCS berusaha untuk memenuhi jumlah unit inden. Sedangkan target penjualan diproyeksikan sekitar 230an unit per bulannya. Seperti diungkap Sukamto Margono selaku Manager Marketing regional Jateng pada sesi pers release.


Lanjut ke sesi test ride,,, sesi ini dibagi dua yaitu sesi untuk media dan komunitas motor. Peserta tidak dibatasi berapa putaran yang harus ditempuh, kuat lanjut ga kuat ya leren. Disini beberapa macam rintangan dihadirkan ada tikungan, area berpasir, single jump, double jump dan table top. Semua rintangan bisa dilahap habis oleh CRF150L dengan suspensi mumpuni. Artikel reviewnya menyusul ya... Pantengin terus blog ini pokoknya.. 

Nah ada penawaran menarik nih selama pembelian Honda CRF150L bulan Desember 2017 mendapat helm trail plus gogle keren. Monggo yang sudah kepincut test ride ato langsung inden ke dealer Honda terdekat.